Lampu hias berkelip terang redup Menyinarkan senyuman Tak ada satupun kesedihan Dalam suasana malam ini Kau telah kabulkan salah satu doaku gusti Kau kirimkan bapak untuk anak anak ku Yang selama ini menjadi pertanyaan orang Akan siapa yang akan menghidupi Akhirnya ada janur kuning melengkung Menghangatkan telinga orang disekilingnya Membuat lega orang tua atas kewajibannya Untuk menitipkan aku kepada dirinya Sudah habis masa mengembara Pergi ke tanah orang untuk bersua denganMU Mencar...
Sebuah Perjalanan Tanpa Akhir