Skip to main content

harusnya kau mengerti

Aku juga berpikir bagaimana aku melakukan
Aku juga menahan hati ketika kau berbicara tentang kelakuanmu
Kau bicara kerja
Kau bicara uang
Dan semua itu membuat aku bosan dengan dunia.
Aku juga berpikir bagaimana hidup ku nanti
Aku  selalu berjalan walau tak pernah kau temani
Kalau kau memaksa jangan panggil aku lagi
Mending kau hidup bahagia dengan karya karya yang kau punya
Kawan
Hidup ini tidak hanya soal karya, uang dan tahta
Hanya diri sendiri yang mengerti tentang rasa
Setiap nyawa punya ruang untuk kenyamanannya
Mungkin nyamanmu saat ini bukanlah kenyamananmu  buat aku.
Dan mungkin jalan yang kau jalani bukan jalan buat aku.
Ayolah kawan
Jangan kau buang waktu hanya untuk menceramahi
Hanya memotivasi tanpa mengerti isi hati
Mungkin kau merasa kecewa dengan aku

Karena aku tidak seperti kamu ketika dulu

Comments

  1. Jangan kau buang waktu hanya untuk menceramahi
    Hanya memotivasi tanpa mengerti isi hati
    Mungkin kau merasa kecewa dengan aku

    Karena aku tidak seperti kamu ketika dulu

    dan jika kau merasa bosan dengan semua ini..
    silahkan keluaaar dari zona ini...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bersama Rojab

Kipas angin membantu aku berpikir. Malam yang semakin sunyi membisikan kata "tidurlah, sudah malam alfin". Gangguan dari makhluk tak berkasat mata juga perlahan lahan mulai kasar. Menderu, bersuara pelan sambil menertawakan.  Malam ini tidak ada pensil dan kertas, hanya satu laptop, buavita, Hp Xiomy, korek, gudang garam dan suara orang yang sedang berdiskusi. Makhluk tuhan yang bernafas sudah banyak yang tertidur, lelah terkena teriknya matahari siang. Tidak ada suara apapun dari mereka, hanya orokan yang sesekali bersuara mengagetkan. Malam ini aku kembali merenungi, bahwa aku telah jauh dari diriku sendiri. Aku menjauh dari apa yang seharusnya aku dekat. Semua berjalan begitu dekat hingga aku lupa pada hari hari yang telah dimuliakan oleh baginda rosul.  Mulai dari hari ini aku tersadar dan besok pudar kembali. Sudah menjadi satu hal yang biasa terjadi. Melupakan janji diri sendiri yang selalu terucap di kamar mandi sudah biasa juga aku lakukan. Aku menjadi sak...

gundah

Gundah mendengar adzanmu Pikir tumpul terhenti Tak menghayati dengungan Panggilan suci tuhan Hambar rasa hidup Gerak tasbih meredup Walau ucapan terus menggelutup Semua hanya mengetuk lalu tertutup Susah kalau sudah lupa Hanya menatap langit lalu membisu Tak ada pikir apalagi emosi Ya allah, mau jadi apa aku ini Depok, 10-02-2019

Memulai

  Malam hari ini aku tersiksa dengan kebiasaan yang melingkupi. Ada kejenuhan yang perlahan mulai menggerogoti naluri untuk berkreasi. Banyak hal yang saya lakukan tapi juga   banyak yang harus saya tinggalkan. Menjadi seimbang memang gampang ketika diucapkan. Sudah sekian lama aku tidka bergelut dengan bacaan dan tulisan. Rasanya hampa tak bertepi seperti senandung lagu lagu kerena jaman sekarang. Rasanya tak berasa lagi bahwa aku pernah menjadi pelajar yang selalu bejar. Masa lalu memang indah untuk dikenang tapi masa lalu kemarin cepat sekali menjadi pengingat untuk saat ini. Aku bingung. Mulailah…..Mulailah dari kebingungan yang melanda. Bercerminlah.