Skip to main content

Surat (tertunda) untuk sang Adik

Adikku sayang,
Tak akan pernah berhenti
Rasa ini untuk mencintai dan menyayangi
Siang malam berganti beriring menyambut pagi
Melantunkan suara nyaring berdering menghidupkan bumi

Seperti halnya kakakmu ini
Yang merindukan kehangatan kumpul dalam sinar lilin
Merangkai kata dalam kesepian
Bersanding ayah ibu yang selalu tersenyum

ADIKKU SAYANG
Jangan pernah berhenti untuk bermimipi
Jangan pernah bosan untuk dinasihati
Jangan pernah mati dalam hidup yang tak pasti
Hiduplah hiduplah 
Dalam narasi hidup untuk selalu berperan di dalamnya.
Lakukan yang sudah menjadi  kewajiban
Jadikanlah dunia menjadi teman
Bercerita tentang torehan sejarah
Atau  torehkanlah sejarah dalam perj.uangan lillah, billah, fillah



Sebagai seorang kakak, ingin sekali rasanya melihat adiknya bahagia. Bahagia lebih dari apa yang kakak telah rasakan. Sukses dengan kesuksesan yang lebih dari pencapain yang kakak capai. Dengan segala pencapain yang adik capai saat ini telah banyak membuat bangga kakakmu ini.

Dalam kehidupan memang  jarang adik kakak yang selalu bertukar cerita tentang kebahagiaan dan kesedihan. Namun, kakak mu ini ingin merasakan menjadi kakak yang bisa menyayangi adik sebanyak mungkin. 
Aku sangat menyayangi ibu, bapak, kakak, dan kamu adikku. Aku tidak ingin dan tidak rela jika melihat keluarga kita bersedih bahkan kecewa dengan perilaku  anak anaknya. Dialah sang wujud kasih sayang Allah yang paling dekat.  Perlu di ingat dek, dunia ini hanya sementara dan akhirat lah yang kekal, kebahagian dan karunia yang dirasakan di dunia  ini hanya 1 berbanding 99 karunia yang nanti di janjikan di akhirat nanti. Jadi harus berhati hati dengan kedua orang tua kita, ada sebuah hadis mengatakan “ Ridhonya allah berada di ridhonya kedua orang tua, bencinya allah juga berada di kedua orang tua” jadi apa yang ingin kita capai dan dilaksanakan harus mendapat persetujuan orang tua kita. Tanpa ridho orang tua pasti gak akan berhasil. Makanya adik harus berhati hati kepada kedua orang tua kita, manut, bertingkah laku yang baik , jangan sekali kali membuat kesal orang tua kita. Terutama ibu, kalau bisa di biasakan untuk “  boso” ya walaupun sulit namun dengan kebiasaan pasti jadi biasa, kakak juga begitu kog.  Harapan orang tua adalah  harapan adik ketika besok menjadi seorang ibu
Aku hanya mau adik ku ini menjadi adik yang luar biasa. Larangan larangan, bentakan dan luapan emosi kakak adalah wujud sayang kakak kepada adiknya. Bukan karena benci atau apa. Aku sebagai seorang kakak hanya ingin melihat semuanya bahagia. Jangan sampai aku punya rasa iri terhadap keluarga teman kakak yang bisa harmonis. Memang keluarga kita adalah keluarga yang biasa biasa saja, tidak ada keturunan dari kaum bangsawan atau alim ulama`, namun sampai saat ini keluarga besar kita tidak ada yang nakal ataupun yang aneh  aneh.

Kenapa kakak ingin sekali kamu mondok?
Aku tidak membayangkan jika kamu bisa mondok, dimanapun itu. Betapa bahagianya aku. Kamu lihat dik, kenapa kakak sering dekat dengan anak anak pondok baik  itu putra atau pun putri. Salah satu alasannya ya itu, aku merasakan kebahagiaan. Aku pun yaqin, keberkahan dan kenikmatan akan semakin bertambah. Tidak ada hal yang menakutkan dalam mencari ilmu di pondok bahkan kebahagiaan dunia dan akhirat akan kamu dapatkan. Ilmu juga akan bertambah, Teman, saudara dan  lain lain. Namun aku tidak memaksakan adik untuk mondok karena aku tahu bahwa mondok itu hidayah alla, kakak hanya terus bisa mendoakan agar diiberikan jalan yang terbaik.
Sekarang ini adik sudah menginjak di pertengahan sekolah madrasah Tsanawiyah, kakak pesan maksimalkan kesempatan dan waktu sebaik baiknya, karena masa ini  tidak akan pernah terulang, belajar  dan  belajar namun juga ingat kesehatan dan jangan lupa ibadah, mujahadah, dzikir dan lainnya karena itulah yang menentukan. Jangan pernah menyerah, ayo masih ada waktu. Pasti bisa dek, kakak juga sudah tahu tingkah  laku kamu di luar, pertemanan kamu dan lain lain itu lah yang agaknya membuat kakak agak kecewa dan sangat kecewa. Kakak hanya berpesan berhati hatilah kamu itu seorang perempuan besar dan bahaya tanggungannya, ingat lah ketika kamu berbuat tidak baik ingat perjuangan  bapak ibu yang setiap harinya pulang pergi untuk cari rezeki. Ingat itu, hentikan dulu untuk saat ini  mainan  hp nya atau yang lain. Hentikan dulu mainnya dengan yang katannya pacar kamu, gausah pacaran dulu , gak ada gunnya, besok kalau sudah tahu manfaatnya. Kasihan bapak ibu, Ya kakak Cuma berpesan itu kepada adik mau bagaimanapun tetap semangat,jangan menyerah, wujudkan cita citamu. Kakak selalu sayang dan mendukung terhadap apa yang adik lakukan (kalau baik).


Kakakmu
Mas Alfin

Comments

Popular posts from this blog

Bersama Rojab

Kipas angin membantu aku berpikir. Malam yang semakin sunyi membisikan kata "tidurlah, sudah malam alfin". Gangguan dari makhluk tak berkasat mata juga perlahan lahan mulai kasar. Menderu, bersuara pelan sambil menertawakan.  Malam ini tidak ada pensil dan kertas, hanya satu laptop, buavita, Hp Xiomy, korek, gudang garam dan suara orang yang sedang berdiskusi. Makhluk tuhan yang bernafas sudah banyak yang tertidur, lelah terkena teriknya matahari siang. Tidak ada suara apapun dari mereka, hanya orokan yang sesekali bersuara mengagetkan. Malam ini aku kembali merenungi, bahwa aku telah jauh dari diriku sendiri. Aku menjauh dari apa yang seharusnya aku dekat. Semua berjalan begitu dekat hingga aku lupa pada hari hari yang telah dimuliakan oleh baginda rosul.  Mulai dari hari ini aku tersadar dan besok pudar kembali. Sudah menjadi satu hal yang biasa terjadi. Melupakan janji diri sendiri yang selalu terucap di kamar mandi sudah biasa juga aku lakukan. Aku menjadi sak...

Memulai

  Malam hari ini aku tersiksa dengan kebiasaan yang melingkupi. Ada kejenuhan yang perlahan mulai menggerogoti naluri untuk berkreasi. Banyak hal yang saya lakukan tapi juga   banyak yang harus saya tinggalkan. Menjadi seimbang memang gampang ketika diucapkan. Sudah sekian lama aku tidka bergelut dengan bacaan dan tulisan. Rasanya hampa tak bertepi seperti senandung lagu lagu kerena jaman sekarang. Rasanya tak berasa lagi bahwa aku pernah menjadi pelajar yang selalu bejar. Masa lalu memang indah untuk dikenang tapi masa lalu kemarin cepat sekali menjadi pengingat untuk saat ini. Aku bingung. Mulailah…..Mulailah dari kebingungan yang melanda. Bercerminlah.

Gigi 2

Menjadi dewasa adalah sebuah pilihan. Aku bertanya pada anak anak ku di MANASA, Apa definisi dewasa menurut kalian? Jawaban yang keluar bermacam macam, ada yang mengatakan bahwa dewasa adalah mereka yang mampu memberikan rasa aman, dewasa adalah mereka yang tidak mudah marah, dewasa adalah mereka yang kuat, dewasa adalah mereka yang mampu memberikan kenyamanan, dewasa adalah mereka yang mampu bertanggung jawab dan dapat dipercaya. Sungguh menyenangkan mendengarkan pendapat mereka tentang arti dewasa menurut anak anak ini. Kemudian saya bertanya lagi, kalau adik adik punya pacar tentunya ingin memiliki pacar yang dewasa, nah dewasa menurut adik adik untuk pacar kalian nanti atau saat ini itu seperti apa? Beberapa anak menjawab “ dewasa adalah pacar yang bisa mengerti”, ada juga yang mengatakan “ dewasa adalah pacar yang mampu melindungi dan bertanggung jawab”. Satu kelas pun tertawa terbahak bahak mendengar jawaban dari anak anak yang berbicara seperti itu. Mereka tidak malu malu kar...